Congratulation to the winners of Semi Final Round (North Jakarta District) English Competition among Junior High School Students of DKI Jakarta Province
30th January 2011
State School
Written Test VII
I Anisa Rizkia SMPN 30 Koja
II Raulia Reno SMPN 95 Tanjung Priuk
III Kania Aurella SMPN 30 Koja
Written Test VIII
I Gili Heriawan SMPN 30 Koja
II Ahmad Sandy JP SMPN 55 Tanjung Priuk
III Aditya Budiantoro P SMPN 162 Cilincing
Written Test IX
I Shela Rachmayanti SMPN 30 Koja
II Andika Agung S SMPN 21 Penjaringan
III Febramita Gevillie SMPN 152 Tanjung Priuk
Speech Contest
I Afini SMPN 34 Pademangan
II Nada Fadila SMPN 30 Koja
III Alya Maulina SMPN 244 Cilincing
Story Telling Contest
I Ramon Antares SMPN 30 Koja
II Aditya SMPN 120 Penjaringan
III Mega Riana Hutagalung SMPN 221 Tanjung Priuk
Quiz Contest
I SMPN 42 Pademangan
II SMPN 244 Cilincing
III SMPN 123 Kelapa Gading
(Note: Only the first winner goes to the final)
Wall Magazine Contest
I SMPN 30 Koja
II SMPN 42 Pademangan
III SMPN 122 Penjaringan
Private School
Written Test VII
I Juan Antonius SMP K IPEKA Sunter Tanjung Priuk
II Attishya Kho SMP Ipeka Pluit Penjaringan
III Grisela E Elvina SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
Written Test VIII
I Sharon SMP Ghandi Pademangan
II Angelica SMP Ghandi Pademangan
III Nicholas SMP Don Bosco Kelapa Gading
Written Test IX
I Chaterin Melinda SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
II Gabrriella Christie SMP Methodist Penjaringan
III Cecilia SMP Ghandi Pademangan
Speech Contest
I Helena SMP Ipeka Pluit Penjaringan
II Teddy Mathew SMP Mahatma Gading Kelapa Gading
III Aidina Amanda SMP Al Azhar Kelapa Gading
Story Telling Contest
I Celine SMP Ipeka Pluit Penjaringan
II Bima SMP Ghandi Pademangan
III Hendra SMP Permata Indah Penjaringan
Quiz Contest
I SMPK Penabur International Kelapa Gading
II SMP Dharma Suci Penjaringan
III SMP Marsudirini Koja
(Note: Only the first winner go to the final)
Wall Magazine Contest
I SMP Don Bosco Kelapa Gading
II SMP Penabur 6 Penjaringan
III SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
Speech Contest ‘s themes for the final round
1. Let’s have good English Competence for our Successful Future
2. Knowledge is Power but Character is more
3. Beware of Cyber Crime
4. Preserve our Art and Culture
Please prepare all, but will be drawn only 1 by the committee, 2 hours before the final battle!
The final round will be held on Sunday, 13th February 2011 at SMP Cinta Kasih Tzu Chi, jl. Kamal Raya no. 20 Outer Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat, phone; 02170607254
Thanks
Committee
Minggu, 30 Januari 2011
Sabtu, 22 Januari 2011
English Competition for Junior High School Students of DKI Province 2011
Congratulation to the winners of English Competition Cilincing Sub-district (23-01-2011)
State School
Written Test VII
I Puja Oktaviana SMPN 244
II Karine Lestari SMPN 244
III Wisnu Setiono SMPN 231
Written Test VIII
I Fitra Rahmadi Ibrahim SMPN 266
II Aditya Budiantoro P SMPN 162
III Ratih Prawakasiwi SMPN 244
Written Test IX
I M Rifqi Firdaus MTsN 5
II Agung Jayadi MTsN 5
III Cyntiasari One Happy SMPN 244
Speech Contest
I Ismail Maulana SMPN 244
II Sati SMPN 53
III Alya Maulina SMPN 244
Story Telling Contest
I Devita Enggar Kusuma SMPN 244
II Sonia Liolita SMPN 244
III Fairuz MTsn 5
Quiz Contest
I SMPN 244 Cilincing (Galuh Candraningrum, Tiara Widya Utami, & Albert Christoper)
II SMPN 231
III MTsN 5
(Note: Only the first winner go to the semi final)
Wall Magazine Contest
(directly contested at semi final)
Private School
Written Test VII
I Nurhayati SMPS T Taufik
II Alma Indiana SMPS T Taufik
Written Test VIII
I Bunga Rayyi Adenova SMPS T Taufik
II Siti Khoirunisa SMPS T Taufik
Story Telling Contest
I Riski Kurnia SMPS T Taufik
Note : Semi Final Round is on January 30, 2011 at SMPN 173 jl. Alur Laut, Koja
Thanks
Committee
Jumat, 21 Januari 2011
PENGKAJIAN DAN PEMBAHASAN MATERI UN BAHASA INGGRIS SMP/MTs YANG SULIT DIKUASAI SISWA
A. UNTUK READING SKILLS
1. INFORMASI TERSIRAT
• Apa itu informasi tersirat?
Informasi tersirat dalam teks adalah informasi yang diperoleh sebagai hasil kesimpulan pembaca berdasarkan clue-clue dalam teks seperti kata, bilangan, ungkapan, kalimat, dan lain-lain.
• Bagaimana menemukan informasi tersirat daam teks?
Misalkan ada sebuah pertanyaan: What is Mr. Aldi like? (Pak Aldi itu seperti apa orangnya?). Bila kita mencari jawaban soal ini dalam teks dan ternyata tidak ada jawabannya secara jelas, maka sebaiknya kita “mencurigai” pertanyaan itu menanyakan informasi tersirat dalam teks. Setelah itu barulah kita mencari clue-clue yang tepat dan berdasar clue-clue itu kita simpulkan informasi apa yang hendak disampaikan si penulis.
Misalkan teks yang dibaca diantaranya memuat kalimat-kalimat yang kita “curigai” sebagai clue-clue sebagai berikut:
“ This is Anggora ……… He always makes people laugh. People always wait for his program. ………………..”
Kalimat pertama: This is Anggora, belum menjadi clue. Demikian juga kalimat: People always wait for his program. Tetapi berdasarkan kalimat: He always makes people laugh, kita dapat menyimpulkan bahwa Anggora itu lucu orangnya. Misal pertanyaan lengkap soal pertanyaan di atas sebagai berikut:
What is Mr. Anggora like?
A. Kind
B. Funny
C. Serious
D. Clever
Bila kita baca jawaban di atas jelas bahwa jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas adalah B
• Informasi tersirat apa saja yang ditanyakan dalam UN?
Selain aneka informasi berdasarkan clue-clue dalam teks, bisa juga yang ditanyakan tujuan komunikatif teks. Untuk mengetahui ini kita perlu memahami struktur teks dan bagaimana ide dalam teks itu diorganisir (langkah retorika). Misalkan bila teks itu ber struktur orientation, events dan diakhiri dengan comment, maka teks itu merupakan teks recount dan tujuan komunikatifnya adalah to retell one’s past experience.
2. INFORMASI RINCI TERSURAT
• Apa itu informasi rinci tersurat?
Informasi rinci tersurat dalam teks adalah informasi yang tertera atau terdapat dalam teks tapi untuk mencarinya perlu membaca teks secara seksama. Biasanya informasi ini tercecer di sana sini dan kita harus mengumpulkannya. Ciri khas pertanyaan ini di antaranya memakai kata tanya why.
Selain itu ada pula pendapat lain yang terkait dengan informasi jenis ini. Misalkan ada kalimat yang berbunyi semalam saya pergi ke Bogor. Informasi ke Bogor naik apa, dengn siapa dan mengunjugi siapa menjadi informasi rinci.
• Bagaimana menemukan informasi rinci tersurat dalam teks?
Untuk menemukan informasi ini tentu saja kita harus memahami pertanyaannya terlebih dahulu.Misal pertanyaan itu memakai kata tanya why, maka kita perlu membaca kalimat-kalimat dalam teks yang merupakan alasan dari pertanyaan tersebut yang tempatnya bisa jadi berada di kalimat lain atau paragraph lain.
Misal:
Why are native animals in danger of extinction?
However, the greatest threat to native animals is posed by human beings. Although the hunting of some native animals by people is now illegal, as the population grows and residential areas increasingly take the place of bushland, natural food resources are destroyed. As a result, native animals are faced with extinction.
• Informasi rinci tersurat apa saja yang ditanyakan dalam UN?
Untuk menghadapi UN nanti ada baiknya bila informasi jenis ini disikapi juga dengan menyiapkan informasi tertentu sebagai bagian dari jenis ini.
informasi tertentu adalah informasi tentang apa, siapa, dimana dan bagaimana yang dapat dengan mudah ditemukan dalam teks.
Misal:
1. How far is Kasuarina cape from Sorong town?
2. What is the cape good for?
Named after the big casuarina trees which grow in the area, Kasuarina cape is just two kilometers from Sorong town on the Bird’s Head peninsula of northern Papua. It is good for swimming and recreation.
3. MENENTUKAN ARTI KATA/FRASA/KALIMAT.
• Apa itu arti kata?
Yaitu maksud yang terkandung di dalam suatu kata , atau kalimat.(Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Ciri khas pertanyaan arti kata ini sbb:
a. “It is weird”
What does the word “weird” in the sentence mean?
b. “It’s weird.”
The word “weird” means … .
c. “It’s weird.”
The word “weird” is similar in meaning to … .
• Bagaimana menemukan arti kata dalam teks?
Kata dalam bahasa Inggris bisa mempunyai beberapa arti. Coba perhatikan contoh berikut dan tebak apa arti kata love pada masing-masing kalimat:
a. I love watching old movies on TV.
b. Young children need unconditional love.
c. Music was his greatest love but he also liked ballet.
d. The score of the game was two love.
Tentu saja arti kata love di atas berbeda-beda satu sama lain. Hal ini tergantung pada context dan cotexnya. Makna kata love pada kalimat terakhir pasti bukan cinta karena tidak cocok dengan baik konteks maupun cotextnya. Karena terkait dengan olah raga dan lebih khusus lagi terkait pada score olah raga bisa ditebak kalau arti kata love itu adalah kosong (zero) bukan sama apalgi cinta. Jadi untuk menentukan arti kata mana yang tepat sangat tergantung pada konteks dan cotextnya.
• Arti kata apa saja yang ditanyakan dalam UN?
Suatu kata bisa memiliki arti konotasi dan denotasi. Terkait dengan arti kata ini dulu siswa sering dihadapkan pada pertanyaan tentang synonym dan antonym suatu kata. Untuk menghadapi UN nanti ada baiknya bila kita hanya memfokuskan pada arti dan synonym kata saja, seperti yang dicontohkan di atas.
4. MENENTUKAN NILAI MORAL TEKS
• Apa itu nilai moral teks?
Dalam bahasa Inggris ada teks yang memang dengan sengaja di tulis dengan tujuan untuk mengajarkan nilai-nilai moral terentu. Tes yang dimaksud adalah teks berbentuk narrative. Namun demikian perlu dipahami bahwa tidak semua teks narrative memuat pengajaran nilai moral.
Ciri khas pertanyaan tentang nilai moral ini adalah diantaranya:
a. What is the moral value of the text?
b. What moral value can you learn from the text?
c. What do you learn from the text?
• Bagaimana menentukan nilai moral suatu teks narrative?
Nilai moral suatu teks dapat dipahami dari kalimat-kalimat yang digunakan dalam teks dan biasanya kalimat itu menunjukkan perbuatan-perbuatan yang patut diteladani orang.
Namun demikian bisa juga terjadi tidak menunjukkan secara langsung sehingga kita mesti menarik suatu kesimpulan nilai moral apa yang hendak disampaikan.
Read the text and answer the question.
One day, a man who made his living tricking people stopped a good woman on the road.
“Who are you?” asked the woman. “Where do you come from?”
“I fell from the sky?” The man replied craftily.
“Oh really.” The woman’s face lit up. “Then maybe you have met my husband. He died last year.”
“Certainly I know him, but he is not doing very well. He hasn’t found a job yet and he hasn’t got enough food to eat or enough clothes to wear.”
“The poor man!” cried the woman. “If I give you some clothes, can you take them up to him?”
“No, I’m sorry but it’s forbidden to take clothes into paradise,” replied the man. “But I think I can manage to smuggle some money to him. Nobody would find a little money bag hidden in a pocket.”
“Oh, thank you, then please take this. It’s all my savings,” The woman gave the man a little pile of money. She was so grateful to him for doing her such a kind service.
“Well, who would have thought”, she kept repeating, “that in paradise my husband would be lacking even the bare necessities.”
What is the moral value that you can learn from the story?
a. Good people deserve good rewards.
b. Tricky people often deceive the stupid ones.
c. There is life that people have after their death.
d. Do not be a bad man for you can hurt people’s feeling.
B. UNTUK WRITING SKILLS
1. Melengkapi teks dengan kata-kata yang tepat.
Salah satu bentuk kemampuan menulis yang diuji dalam UN adalah kemampuan menentukan kata yang tepat untuk melengkapi suatu paragraph/ bacaan rumpang. Soal seperti ini dikenal dengan cloze test.
• Apa itu cloze test?
A test of comprehension and grammar in which a language student supplies appropriate missing words omitted from a text. Microsoft® Encarta® 2008.
Bentuk cloze test dalam UN tentu saja tidak mesti sama seperti cloze test murni dimana biasanya kata yang dihilangkan dalam cloze test pada kata ke n tertentu. Kata yang dihilangkan dalam UN hanya kata-kata tertentu yang memang ingin diuji penggunaannya dalam teks.
• Kata apa saja yang akan diujikan penggunaannya?
Kata-kata yang akan diuji meliputi: noun (baik bentuk tunggal maupun jamaknya), Pronoun(s) dengan segala bentuknya baik sebagai subjek maupun objek, verb dengan segala bentuknya yang meliputi tenses untuk siswa SMP, adverb misalanya bentuk adverb of manner, conjunction baik yang ordinate maupun subordinate, adjective dan preposition.
• Bagaimana menentukan kata yang tepat untuk melengkapi teks?
Misal:
Choose the best words to complete the text.
The biggest dolphins are killer whales (also called orcas). A killer whale can …(21) to 32 feet (9.8 meters) long and weigh more than 12,000 pounds (5,400 kilograms). The … (22) is the tucuxi dolphin, which grows about 4 feet (1.2 meters) long and weighs about 110 pounds (50 kilograms).
Common dolphins and bottlenose dolphins are the kinds of dolphins you might see at a zoo or aquarium. Out in the ocean, spinner dolphins do flips and spins as … (23) leap through the air.
Most dolphins live in oceans and seas all over the world. A few kinds of dolphins, called river dolphins, live in the fresh water of rivers.
21. a. develop b. grow c. raise d. go
22. a. biggest b. widest c. longest d. smallest
23. a. it b. its c. they d. them
Contoh pembahasan no 21:
Dengan memperhatikan kata dolphin, 32 feet ..long, 12,000 pounds (5,400 kilograms) kita dapat menentukan bahwa kata-kata itu terkait dengan pertumbuhan dolphin (grow) bukan aktivitas perginya dolphin (go), atau bangkitnya (raise). Kata develop walaupun maknanya bisa sesuai tapi tidak cocok untuk dipakai pada binatang ikan. Dengan demikian jawaban soal ini adalah B.
Berdasarkan contoh di atas jelas bahwa untuk dapat menjawab soal ini, siswa harus memahami topic, vocabulary, pola kalimat dan idea organization. Khusus pada kalimat bagian kalimat mana yang diujikan apakah kata pada posisi subjek, predikat atau objek. Bentuk kata yang manakah yang tepat dalam masing-masing posisi. Misal untuk no 23, bagian kata yang dihilangkan adalah kata sebagai subjek. Kata ganti yang tepat untuk posisi ini adalah they bukan them. Kata ganti it walaupun bisa dalam posisi subjek tapi tidak dapat dipakai karena tidak cocok dengan kata yang dirujuknya serta dengan kata kerja leap.
1. INFORMASI TERSIRAT
• Apa itu informasi tersirat?
Informasi tersirat dalam teks adalah informasi yang diperoleh sebagai hasil kesimpulan pembaca berdasarkan clue-clue dalam teks seperti kata, bilangan, ungkapan, kalimat, dan lain-lain.
• Bagaimana menemukan informasi tersirat daam teks?
Misalkan ada sebuah pertanyaan: What is Mr. Aldi like? (Pak Aldi itu seperti apa orangnya?). Bila kita mencari jawaban soal ini dalam teks dan ternyata tidak ada jawabannya secara jelas, maka sebaiknya kita “mencurigai” pertanyaan itu menanyakan informasi tersirat dalam teks. Setelah itu barulah kita mencari clue-clue yang tepat dan berdasar clue-clue itu kita simpulkan informasi apa yang hendak disampaikan si penulis.
Misalkan teks yang dibaca diantaranya memuat kalimat-kalimat yang kita “curigai” sebagai clue-clue sebagai berikut:
“ This is Anggora ……… He always makes people laugh. People always wait for his program. ………………..”
Kalimat pertama: This is Anggora, belum menjadi clue. Demikian juga kalimat: People always wait for his program. Tetapi berdasarkan kalimat: He always makes people laugh, kita dapat menyimpulkan bahwa Anggora itu lucu orangnya. Misal pertanyaan lengkap soal pertanyaan di atas sebagai berikut:
What is Mr. Anggora like?
A. Kind
B. Funny
C. Serious
D. Clever
Bila kita baca jawaban di atas jelas bahwa jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas adalah B
• Informasi tersirat apa saja yang ditanyakan dalam UN?
Selain aneka informasi berdasarkan clue-clue dalam teks, bisa juga yang ditanyakan tujuan komunikatif teks. Untuk mengetahui ini kita perlu memahami struktur teks dan bagaimana ide dalam teks itu diorganisir (langkah retorika). Misalkan bila teks itu ber struktur orientation, events dan diakhiri dengan comment, maka teks itu merupakan teks recount dan tujuan komunikatifnya adalah to retell one’s past experience.
2. INFORMASI RINCI TERSURAT
• Apa itu informasi rinci tersurat?
Informasi rinci tersurat dalam teks adalah informasi yang tertera atau terdapat dalam teks tapi untuk mencarinya perlu membaca teks secara seksama. Biasanya informasi ini tercecer di sana sini dan kita harus mengumpulkannya. Ciri khas pertanyaan ini di antaranya memakai kata tanya why.
Selain itu ada pula pendapat lain yang terkait dengan informasi jenis ini. Misalkan ada kalimat yang berbunyi semalam saya pergi ke Bogor. Informasi ke Bogor naik apa, dengn siapa dan mengunjugi siapa menjadi informasi rinci.
• Bagaimana menemukan informasi rinci tersurat dalam teks?
Untuk menemukan informasi ini tentu saja kita harus memahami pertanyaannya terlebih dahulu.Misal pertanyaan itu memakai kata tanya why, maka kita perlu membaca kalimat-kalimat dalam teks yang merupakan alasan dari pertanyaan tersebut yang tempatnya bisa jadi berada di kalimat lain atau paragraph lain.
Misal:
Why are native animals in danger of extinction?
However, the greatest threat to native animals is posed by human beings. Although the hunting of some native animals by people is now illegal, as the population grows and residential areas increasingly take the place of bushland, natural food resources are destroyed. As a result, native animals are faced with extinction.
• Informasi rinci tersurat apa saja yang ditanyakan dalam UN?
Untuk menghadapi UN nanti ada baiknya bila informasi jenis ini disikapi juga dengan menyiapkan informasi tertentu sebagai bagian dari jenis ini.
informasi tertentu adalah informasi tentang apa, siapa, dimana dan bagaimana yang dapat dengan mudah ditemukan dalam teks.
Misal:
1. How far is Kasuarina cape from Sorong town?
2. What is the cape good for?
Named after the big casuarina trees which grow in the area, Kasuarina cape is just two kilometers from Sorong town on the Bird’s Head peninsula of northern Papua. It is good for swimming and recreation.
3. MENENTUKAN ARTI KATA/FRASA/KALIMAT.
• Apa itu arti kata?
Yaitu maksud yang terkandung di dalam suatu kata , atau kalimat.(Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Ciri khas pertanyaan arti kata ini sbb:
a. “It is weird”
What does the word “weird” in the sentence mean?
b. “It’s weird.”
The word “weird” means … .
c. “It’s weird.”
The word “weird” is similar in meaning to … .
• Bagaimana menemukan arti kata dalam teks?
Kata dalam bahasa Inggris bisa mempunyai beberapa arti. Coba perhatikan contoh berikut dan tebak apa arti kata love pada masing-masing kalimat:
a. I love watching old movies on TV.
b. Young children need unconditional love.
c. Music was his greatest love but he also liked ballet.
d. The score of the game was two love.
Tentu saja arti kata love di atas berbeda-beda satu sama lain. Hal ini tergantung pada context dan cotexnya. Makna kata love pada kalimat terakhir pasti bukan cinta karena tidak cocok dengan baik konteks maupun cotextnya. Karena terkait dengan olah raga dan lebih khusus lagi terkait pada score olah raga bisa ditebak kalau arti kata love itu adalah kosong (zero) bukan sama apalgi cinta. Jadi untuk menentukan arti kata mana yang tepat sangat tergantung pada konteks dan cotextnya.
• Arti kata apa saja yang ditanyakan dalam UN?
Suatu kata bisa memiliki arti konotasi dan denotasi. Terkait dengan arti kata ini dulu siswa sering dihadapkan pada pertanyaan tentang synonym dan antonym suatu kata. Untuk menghadapi UN nanti ada baiknya bila kita hanya memfokuskan pada arti dan synonym kata saja, seperti yang dicontohkan di atas.
4. MENENTUKAN NILAI MORAL TEKS
• Apa itu nilai moral teks?
Dalam bahasa Inggris ada teks yang memang dengan sengaja di tulis dengan tujuan untuk mengajarkan nilai-nilai moral terentu. Tes yang dimaksud adalah teks berbentuk narrative. Namun demikian perlu dipahami bahwa tidak semua teks narrative memuat pengajaran nilai moral.
Ciri khas pertanyaan tentang nilai moral ini adalah diantaranya:
a. What is the moral value of the text?
b. What moral value can you learn from the text?
c. What do you learn from the text?
• Bagaimana menentukan nilai moral suatu teks narrative?
Nilai moral suatu teks dapat dipahami dari kalimat-kalimat yang digunakan dalam teks dan biasanya kalimat itu menunjukkan perbuatan-perbuatan yang patut diteladani orang.
Namun demikian bisa juga terjadi tidak menunjukkan secara langsung sehingga kita mesti menarik suatu kesimpulan nilai moral apa yang hendak disampaikan.
Read the text and answer the question.
One day, a man who made his living tricking people stopped a good woman on the road.
“Who are you?” asked the woman. “Where do you come from?”
“I fell from the sky?” The man replied craftily.
“Oh really.” The woman’s face lit up. “Then maybe you have met my husband. He died last year.”
“Certainly I know him, but he is not doing very well. He hasn’t found a job yet and he hasn’t got enough food to eat or enough clothes to wear.”
“The poor man!” cried the woman. “If I give you some clothes, can you take them up to him?”
“No, I’m sorry but it’s forbidden to take clothes into paradise,” replied the man. “But I think I can manage to smuggle some money to him. Nobody would find a little money bag hidden in a pocket.”
“Oh, thank you, then please take this. It’s all my savings,” The woman gave the man a little pile of money. She was so grateful to him for doing her such a kind service.
“Well, who would have thought”, she kept repeating, “that in paradise my husband would be lacking even the bare necessities.”
What is the moral value that you can learn from the story?
a. Good people deserve good rewards.
b. Tricky people often deceive the stupid ones.
c. There is life that people have after their death.
d. Do not be a bad man for you can hurt people’s feeling.
B. UNTUK WRITING SKILLS
1. Melengkapi teks dengan kata-kata yang tepat.
Salah satu bentuk kemampuan menulis yang diuji dalam UN adalah kemampuan menentukan kata yang tepat untuk melengkapi suatu paragraph/ bacaan rumpang. Soal seperti ini dikenal dengan cloze test.
• Apa itu cloze test?
A test of comprehension and grammar in which a language student supplies appropriate missing words omitted from a text. Microsoft® Encarta® 2008.
Bentuk cloze test dalam UN tentu saja tidak mesti sama seperti cloze test murni dimana biasanya kata yang dihilangkan dalam cloze test pada kata ke n tertentu. Kata yang dihilangkan dalam UN hanya kata-kata tertentu yang memang ingin diuji penggunaannya dalam teks.
• Kata apa saja yang akan diujikan penggunaannya?
Kata-kata yang akan diuji meliputi: noun (baik bentuk tunggal maupun jamaknya), Pronoun(s) dengan segala bentuknya baik sebagai subjek maupun objek, verb dengan segala bentuknya yang meliputi tenses untuk siswa SMP, adverb misalanya bentuk adverb of manner, conjunction baik yang ordinate maupun subordinate, adjective dan preposition.
• Bagaimana menentukan kata yang tepat untuk melengkapi teks?
Misal:
Choose the best words to complete the text.
The biggest dolphins are killer whales (also called orcas). A killer whale can …(21) to 32 feet (9.8 meters) long and weigh more than 12,000 pounds (5,400 kilograms). The … (22) is the tucuxi dolphin, which grows about 4 feet (1.2 meters) long and weighs about 110 pounds (50 kilograms).
Common dolphins and bottlenose dolphins are the kinds of dolphins you might see at a zoo or aquarium. Out in the ocean, spinner dolphins do flips and spins as … (23) leap through the air.
Most dolphins live in oceans and seas all over the world. A few kinds of dolphins, called river dolphins, live in the fresh water of rivers.
21. a. develop b. grow c. raise d. go
22. a. biggest b. widest c. longest d. smallest
23. a. it b. its c. they d. them
Contoh pembahasan no 21:
Dengan memperhatikan kata dolphin, 32 feet ..long, 12,000 pounds (5,400 kilograms) kita dapat menentukan bahwa kata-kata itu terkait dengan pertumbuhan dolphin (grow) bukan aktivitas perginya dolphin (go), atau bangkitnya (raise). Kata develop walaupun maknanya bisa sesuai tapi tidak cocok untuk dipakai pada binatang ikan. Dengan demikian jawaban soal ini adalah B.
Berdasarkan contoh di atas jelas bahwa untuk dapat menjawab soal ini, siswa harus memahami topic, vocabulary, pola kalimat dan idea organization. Khusus pada kalimat bagian kalimat mana yang diujikan apakah kata pada posisi subjek, predikat atau objek. Bentuk kata yang manakah yang tepat dalam masing-masing posisi. Misal untuk no 23, bagian kata yang dihilangkan adalah kata sebagai subjek. Kata ganti yang tepat untuk posisi ini adalah they bukan them. Kata ganti it walaupun bisa dalam posisi subjek tapi tidak dapat dipakai karena tidak cocok dengan kata yang dirujuknya serta dengan kata kerja leap.
Kamis, 11 Maret 2010
7 tips menggunakan "Facebook" dengan bijak dan benar
7 tips menggunakan "Facebook" dengan bijak dan benar:
1. Isilah profil anda dengan data yang sebenarnya. Informasi diri yang sebenarnya, daftar keinginan yang sebenarnya, dan foto diri yang sebenarnya juga. Hal ini perlu dilakukan agar orang lain mudah menemukan anda. Profil yang “fake” disinyalir mempunyai niat yang negatif dan berkesan tidak bertanggung jawab.
2. Bertemanlah dan amatilah teman anda. Bertemanlah terlebih dahulu dengan orang yang sudah anda kenal baik. Amati bagaimana mereka menggunakan FB, lihat apa saja yang mereka masukkan ke posting-an mereka.
3. Kita tidak harus “connect” dengan semua orang yang ingin jadi teman kita. Jika diketahui ada orang yg suka dan cendrung mem-posting hal yg nggak wajar atau nggak bijak, jangan ”approve” mereka menjadi teman, kalo udah jadi teman sebaiknya dihapus aja. Tidak ada untungnya berteman dengan orang-orang seperti itu.
4. Berikan “comment” yang positif pada posting-an dan foto teman. Bacalah “Inbox” dan beri “respon” pada pesan yang anda terima. Orang kurang senang kalau kita tidak merespon pesan yg mereka kirimkan ke kita. Jadilah teman FB yang baik
5. Post-lah foto-foto, tidak hanya foto diri anda sendiri, tapi juga foto anda bersama teman atau orang lain untuk di-share. Tapi ingat, jangan memasukkan foto anda atau orang lain yang sekiranya tidak pantas untuk di-post-kan, bisa-bisa nanti anda atau teman anda menjadi malu karenanya atau malah akan menimbulkan masalah dikemudian hari.
6. Jadilah sumber informasi yg bermanfaat. Sarankan teman untuk teman lain. “Post” dan “share link”, video, atau tip yg menarik dan bermanfaat.
7. Last but not the least Jangan pernah mem-post-kan sesuatu yang akan membuat anda menyesal dikemudian hari. Seperti: olok-olokan, ejekan atau sumpah serapah, sesuatu yang berbau porno atau sexually motivated, dan sejenisnya
Semoga FB menjadi sesuatu yang bermanfaat buat kita semua, bukan menjadi sesuatu yang mudarat, sia-sia bahkan bisa berbahaya.
1. Isilah profil anda dengan data yang sebenarnya. Informasi diri yang sebenarnya, daftar keinginan yang sebenarnya, dan foto diri yang sebenarnya juga. Hal ini perlu dilakukan agar orang lain mudah menemukan anda. Profil yang “fake” disinyalir mempunyai niat yang negatif dan berkesan tidak bertanggung jawab.
2. Bertemanlah dan amatilah teman anda. Bertemanlah terlebih dahulu dengan orang yang sudah anda kenal baik. Amati bagaimana mereka menggunakan FB, lihat apa saja yang mereka masukkan ke posting-an mereka.
3. Kita tidak harus “connect” dengan semua orang yang ingin jadi teman kita. Jika diketahui ada orang yg suka dan cendrung mem-posting hal yg nggak wajar atau nggak bijak, jangan ”approve” mereka menjadi teman, kalo udah jadi teman sebaiknya dihapus aja. Tidak ada untungnya berteman dengan orang-orang seperti itu.
4. Berikan “comment” yang positif pada posting-an dan foto teman. Bacalah “Inbox” dan beri “respon” pada pesan yang anda terima. Orang kurang senang kalau kita tidak merespon pesan yg mereka kirimkan ke kita. Jadilah teman FB yang baik
5. Post-lah foto-foto, tidak hanya foto diri anda sendiri, tapi juga foto anda bersama teman atau orang lain untuk di-share. Tapi ingat, jangan memasukkan foto anda atau orang lain yang sekiranya tidak pantas untuk di-post-kan, bisa-bisa nanti anda atau teman anda menjadi malu karenanya atau malah akan menimbulkan masalah dikemudian hari.
6. Jadilah sumber informasi yg bermanfaat. Sarankan teman untuk teman lain. “Post” dan “share link”, video, atau tip yg menarik dan bermanfaat.
7. Last but not the least Jangan pernah mem-post-kan sesuatu yang akan membuat anda menyesal dikemudian hari. Seperti: olok-olokan, ejekan atau sumpah serapah, sesuatu yang berbau porno atau sexually motivated, dan sejenisnya
Semoga FB menjadi sesuatu yang bermanfaat buat kita semua, bukan menjadi sesuatu yang mudarat, sia-sia bahkan bisa berbahaya.
Kamis, 11 Februari 2010
Public Speaking
Public Speaking
You are afraid of speaking in public. It scares you to death. You'd rather face a nest of poisonous vipers than speak in public. Don't worry, this is not uncommon. The answer is to understand public speaking and learn how to control your feelings so as to make a good showing.
Note #1. Most problems relate to being ill prepared.
Note #2. Review note #1.
Speakers who are ill prepared tend to be nervous. Nervousness leads to anxiety and forgetfulness. Anxiety and forgetfulness lead to nervousness which leads to anxiety and forgetfulness, etc.
Suppose a speaker is nervous about speaking because he only rehearsed the speech he is about to give once. His breath may be short, caused by his nerves which have tightened his chest. He begins speaking, but is anxious because his chest is tight. He thinks about this and it causes him to forget a point. Now he is more nervous and this causes hi chest to tighten more.
So, what is the answer? Prepare. Preparation involves learning about the topic, organizing the speech, making note cards and an outline, and rehearsing. If a speaker takes the time to do each of these, he will be confident before the speech begins and this will lead to a better speech.
Learn about the topic. This is basic research which leads to developing a thesis statement. Once the thesis is written, the speaker can focus on selecting material which is appropriate to prove it. The research can be the making of notes from what is already known, reading books on the topic, asking others, or even conducting experiments. The speaker should work to be completely conversant with the topic which is being addressed.
Organizing the speech. Decide in which order the material will be presented. The structure can vary according to the needs of the speaker and the demands of the speech, but the opening should gain the attention of the listeners; the body should develop the individual points; and the conclusions should draw the arguments together to demonstrate how they prove the thesis. Prepare an outline to help in organizing.
Making note cards. When the speech is organized, the speaker should prepare note cards which serve as reminders. Many who are new to public speaking want to cram as much information as possible onto note cards. This can lead to problems. By loading note cards with information the speaker risks over-reliance on them. The speaker needs to be confident that the knowledge is known more than written.
Use a single word or two to suggest an idea which needs to be covered, and place these in order. Keep each note card to only three or four words so that time is not needed to search through the material. These words can then guide the speaker who might need a gentle aid to assist in remembering the order of the presentation.
Write in large print, big enough to be seen easily, but small enough so as to not crowd the card.
Rehearse. Some claim that it is advantageous to rehearse in front of a mirror. Others say "no," feeling that this will cause the speaker to develop bad habit of watching him/herself. Some claim that a video camera is the best tool, while others claim it will cause the speaker to focus on a single point. The best suggestion is to rehearse somewhere, somehow. Rehearse in front of family or a mirror or a camera or friends, or in front of a blank wall, but be sure to rehearse by saying the words aloud at a volume which will sufficient for the actual presentation of the speech.
Some Exercises. Work on diction with vocal exercises which demand attention to diction. By doing so a speaker can improve enunciation.
1. Repeat, as quickly as possible, "Red leather, yellow leather."
2. Repeat, as quickly as possible, "Toy boat."
3. Say, "I slit the sheet. The sheet I slit. And on the slitted sheet I sit."
(http://www.arcanum-butler.k12.oh.us/Public_Speaking_Page.html)
You are afraid of speaking in public. It scares you to death. You'd rather face a nest of poisonous vipers than speak in public. Don't worry, this is not uncommon. The answer is to understand public speaking and learn how to control your feelings so as to make a good showing.
Note #1. Most problems relate to being ill prepared.
Note #2. Review note #1.
Speakers who are ill prepared tend to be nervous. Nervousness leads to anxiety and forgetfulness. Anxiety and forgetfulness lead to nervousness which leads to anxiety and forgetfulness, etc.
Suppose a speaker is nervous about speaking because he only rehearsed the speech he is about to give once. His breath may be short, caused by his nerves which have tightened his chest. He begins speaking, but is anxious because his chest is tight. He thinks about this and it causes him to forget a point. Now he is more nervous and this causes hi chest to tighten more.
So, what is the answer? Prepare. Preparation involves learning about the topic, organizing the speech, making note cards and an outline, and rehearsing. If a speaker takes the time to do each of these, he will be confident before the speech begins and this will lead to a better speech.
Learn about the topic. This is basic research which leads to developing a thesis statement. Once the thesis is written, the speaker can focus on selecting material which is appropriate to prove it. The research can be the making of notes from what is already known, reading books on the topic, asking others, or even conducting experiments. The speaker should work to be completely conversant with the topic which is being addressed.
Organizing the speech. Decide in which order the material will be presented. The structure can vary according to the needs of the speaker and the demands of the speech, but the opening should gain the attention of the listeners; the body should develop the individual points; and the conclusions should draw the arguments together to demonstrate how they prove the thesis. Prepare an outline to help in organizing.
Making note cards. When the speech is organized, the speaker should prepare note cards which serve as reminders. Many who are new to public speaking want to cram as much information as possible onto note cards. This can lead to problems. By loading note cards with information the speaker risks over-reliance on them. The speaker needs to be confident that the knowledge is known more than written.
Use a single word or two to suggest an idea which needs to be covered, and place these in order. Keep each note card to only three or four words so that time is not needed to search through the material. These words can then guide the speaker who might need a gentle aid to assist in remembering the order of the presentation.
Write in large print, big enough to be seen easily, but small enough so as to not crowd the card.
Rehearse. Some claim that it is advantageous to rehearse in front of a mirror. Others say "no," feeling that this will cause the speaker to develop bad habit of watching him/herself. Some claim that a video camera is the best tool, while others claim it will cause the speaker to focus on a single point. The best suggestion is to rehearse somewhere, somehow. Rehearse in front of family or a mirror or a camera or friends, or in front of a blank wall, but be sure to rehearse by saying the words aloud at a volume which will sufficient for the actual presentation of the speech.
Some Exercises. Work on diction with vocal exercises which demand attention to diction. By doing so a speaker can improve enunciation.
1. Repeat, as quickly as possible, "Red leather, yellow leather."
2. Repeat, as quickly as possible, "Toy boat."
3. Say, "I slit the sheet. The sheet I slit. And on the slitted sheet I sit."
(http://www.arcanum-butler.k12.oh.us/Public_Speaking_Page.html)
Minggu, 24 Januari 2010
The Winners of Semi Final Round North Jakarta District English Competition 2010
Congratulation to the winners of English Competition North Jakarta District (24-01-2010)
State School
Written Test VII
I Salwa Auliani SMPN 30 Koja
II Gili Heriawan SMPN 30 Koja
III Saras Asa Hastayanti SMPN 231 Cilincing
Written Test VIII
I Putu Bagus SMPN 282 Tanjung Priuk
II Nabila R SMPN 30 Koja
III M Fadhil R SMPN 123 Kelapa Gading
Written Test IX
I Julina Adstasya SMPN 21 Penjaringan
II Wirmandi Triyogo SMPN 34 Pademangan
III Mega Hasenda SMPN 30 Koja
Speech Contest
I Heru Bagus SMPN 34 Pademangan
II Alfi Syahrin SMPN 244 Cilincing
III Aprilia Sri Nuraina SMPN 112 Penjaringan
Story Telling Contest
I Fizri Adiyasa SMPN 30 Koja
II Andriani Dyah Harum SMPN 112 Penjaringan
III Sonia Liolita SMPN 244 Cilincing
Quiz Contest
I SMPN 244 Cilincing
II SMPN 30 Koja
III SMPN 270 Kelapa Gading
(Note: Only the first winner go to the final)
Wall Magazine Contest
I SMPN 244 Cilincing
II SMPN 42 Pademangan
III SMPN 277 Koja
Private School
Written Test VII
I Yoga FP SMP Ipeka Pluit Penjaringan
II Stanly Hidajat SMP Ghandi Pademangan
III Nadia Christabella SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
Written Test VIII
I Syerril SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
II Michael Adam SMP Marie Yoseph Kelapa Gading
III Rahel Theresia SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
Written Test IX
I Nathania SMP Ipeka Pluit Penjaringan
II Steven Gunawan SMP Ghandi Pademangan
III Ingels SMP Dharma Budi Bhakti Tanjung Priuk
Speech Contest
I Mary Chelsea SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
II Christian Elsa H SMP Ipeka Pluit Penjaringan
III Grafenia SMP Ghandi Pademangan
Story Telling Contest
I Levina SMP Ghandi Pademangan
II Monica SMP Ghandi Pademangan
III Kesia SMP Ipeka Pluit Penjaringan
Quiz Contest
I SMP Dharma Suci Penjaringan
II SMP Dharma Budi Bhakti Tanjung Priuk
III SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
(Note: Only the first winner go to the final)
Wall Magazine Contest
I SMP Don Bosco 1 Kelapa Gading
II SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
III SMP Ghandi Pademangan
Thanks
Committee
State School
Written Test VII
I Salwa Auliani SMPN 30 Koja
II Gili Heriawan SMPN 30 Koja
III Saras Asa Hastayanti SMPN 231 Cilincing
Written Test VIII
I Putu Bagus SMPN 282 Tanjung Priuk
II Nabila R SMPN 30 Koja
III M Fadhil R SMPN 123 Kelapa Gading
Written Test IX
I Julina Adstasya SMPN 21 Penjaringan
II Wirmandi Triyogo SMPN 34 Pademangan
III Mega Hasenda SMPN 30 Koja
Speech Contest
I Heru Bagus SMPN 34 Pademangan
II Alfi Syahrin SMPN 244 Cilincing
III Aprilia Sri Nuraina SMPN 112 Penjaringan
Story Telling Contest
I Fizri Adiyasa SMPN 30 Koja
II Andriani Dyah Harum SMPN 112 Penjaringan
III Sonia Liolita SMPN 244 Cilincing
Quiz Contest
I SMPN 244 Cilincing
II SMPN 30 Koja
III SMPN 270 Kelapa Gading
(Note: Only the first winner go to the final)
Wall Magazine Contest
I SMPN 244 Cilincing
II SMPN 42 Pademangan
III SMPN 277 Koja
Private School
Written Test VII
I Yoga FP SMP Ipeka Pluit Penjaringan
II Stanly Hidajat SMP Ghandi Pademangan
III Nadia Christabella SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
Written Test VIII
I Syerril SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
II Michael Adam SMP Marie Yoseph Kelapa Gading
III Rahel Theresia SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
Written Test IX
I Nathania SMP Ipeka Pluit Penjaringan
II Steven Gunawan SMP Ghandi Pademangan
III Ingels SMP Dharma Budi Bhakti Tanjung Priuk
Speech Contest
I Mary Chelsea SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
II Christian Elsa H SMP Ipeka Pluit Penjaringan
III Grafenia SMP Ghandi Pademangan
Story Telling Contest
I Levina SMP Ghandi Pademangan
II Monica SMP Ghandi Pademangan
III Kesia SMP Ipeka Pluit Penjaringan
Quiz Contest
I SMP Dharma Suci Penjaringan
II SMP Dharma Budi Bhakti Tanjung Priuk
III SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
(Note: Only the first winner go to the final)
Wall Magazine Contest
I SMP Don Bosco 1 Kelapa Gading
II SMPK 4 BPK Penabur Kelapa Gading
III SMP Ghandi Pademangan
Thanks
Committee
Minggu, 29 November 2009
Soal UN 2010 Bahasa Inggris (Model)
Pada workshop Pembinaan MGMP oleh Dinas Pendidikan DKI tanggal 23-26 Nopember 2009 yang lalu, MGMP Bahasa Inggris DKI Jakarta berhasil menyusun satu set soal latihan UN 2010 Bahasa Inggris yang sesuai dengan kisi-kisi yang tercantum dalam lampiran permendiknas 75 th 2009. Silahkan lihat di sebelah kanan dibawah English Teachers must know this stuff.
Langganan:
Postingan (Atom)